Selasa, 24 Mei 2011

Jogjakarta Vacation

Hello bloggie, udah lumayan lama juga ya gak posting lagi. Tapi kali ini gue bakal sedikit nge-share tentang liburan (ups study tour) gue ke jogjakarta. Emmm 3 minggu yang lalu, gue dan teman-teman 12'12 IPA&IPS berangkat study tour ke jogja yang memang menjadi agenda tahunan SMA 12 Jakarta. Disana kita mengunjungi Dieng, Borobudur, Universitas Gadjah Mada, Keraton, Museum Kereta Keraton, Malioboro, dan Kaliurang. Sangat disayangkan tujuan awal untuk pergi ke Pabrik Gula dan Goa Djatijajar dibatalakan. Muak juga sih sama pihak travelnya -____-  Tetapiiii perjalanan selama 5 hari 4 malam ini sangat mengesankan apalagi bareng COSSARICO! Kalo yang belum tau apa itu COSSARICO, itu adalah nama kelas gue (XI IPS 2) kepanjangannya The Co apa gituu, tau ah lupa... Pokoknya ada togetherness sama rivalnya deh! hehehe :) sebelum ke jogja, kita bikin jaket dulu lho biar tambah kece disana wkwk.
Nahhh inilah COSSARICO

4mei pukul 14.00 kita udah berkumpul di 12 untuk siap-siap berangkat. Sebelum berangkat, kita apel dulu dan tentunya BERDOA bersama dulu dooong. Gue kebagian di Bis D. Dimana didalam Bis D itu TPATS lengkaaaaaaaaap, jadi gak kesepian. Di bis kita juga beraksi... *jeprat-jepret tentunya




5mei pk.03.30 kita sampai di Wonosobo. Kita bersiap-siap terlebih dahulu (sholat, cuci muka dll) sebelum caw ke Dieng. Bus yang kita tumpangi ke Dieng ternyata beda, 180 derajat lebih tidak nyaman dari bis berangkat. Gue, nisa sama tiara di Bis 5, mencar sama yang lainnya. Perjalanan ke Dieng itu -+ 1 jam. Di Dieng kita mengunjungi 4 tempat wisata yaitu Candi (gatau nama candinya apa), telaga warna, kawah belerang sama teaternya. Berikut foto-foto yang dapat diabadikan melalui slr saya :



Selesai dari Dieng, kita melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur. Perjalanan memakan waktu cukup lama (3jam). Sampe di Candi Borobudur sudah pukul 4 sore. Jadi disana cuman sebentar banget, karena tutupnya jam 5.15 sore. Tradisi baru di Borobudur itu pengunjung wajib memakai sarung khas candi yang berwarna putih+hitam. Moment-moment yang terekam saat di on the way Borobudur :

Borobudur temple

Setelah dari Borobudur, kita semua check-in di University Hotel deket bandara adi sucipto. 1 kamar terdiri dari 4 manusia yaitu : gue, anggi, nisa sama tiara. Banyaaaak banget hal-hal seru dikamar (lho?). 
6mei 07.30 kita berangkat dari Hotel menuju UGM (Universitas Gadjah Mada). Disana kita dibagi jadi 3 fakultas, Fakultas MIPA, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum. XI IPS 2 kebagian di Fakultas Hukum. Sedikit pamer hihi, Fakultas Hukum auditoriumnya keren banget kayak ruang sidang DPR, dikasih makan pula hehehe :)





Lanjuuuut....
Dari UGM kita langsung cabs ke Keraton terus ke Museum Kereta Keratonnya juga. Sayang banget, keratonnya gak dibuka sampe dalem. Padahal pas gue studytour smp, keratonnya dibuka sampe dalem. Jadi kelihatan tuh aktivitas orang-orang dalam keraton. 







Dari keraton, kita ke Malioboro deeeh. Aku sama Nisa satu becak lho.


Dari Malioboro sudah jam 7-an kita balik lagi ke Hotel. Sempet kehujanan juga tuh pas mau balik ke bus di alun-alun. Tapi it's okay lah haha apapun seru kalo bareng temen-temen. 
Kakak sepupu ku yang di kuliah Jogja tengokin aku di Hotel malem-malem. Sudah 4 tahun lebih gak ketemu. Lumayanlah dibawain makanan hehehe :)
8mei pk.08.30 kita checkout dari Hotel. Kita langsung berangkat ke Kaliurang. Oh My Godddddddd, gak disangka gak diduga ternyata kita hiking disana. Malah pihak travel gak ada yang kasih tau tracknya juga. Alhasil gue hiking pake crocs (bisa dibayangkan!)..
Pas udah sampe atas rasa capek hilang seketika. WOOOOOOWW amazing banget nget nget. Gue diatas gunung merapi yang tahun lalu meletus itu lho..




Sekian aja ya cerita gue di sana. Sebenarnya masih banyak lagi yang belom diceritain dan foto-fotonya belom kemuat disini. Byeeeeeeeeee :*

Kamis, 03 Februari 2011

Pantai Senggigi, Lombok (beachLand Indonesia)

Jika Anda pernah membayangkan tubuh Anda terbaring di pinggir pantai indonesia, di atas pasir putih yang indah, ditaburi pemandangan alam yang serba eksotis, serta dihujani cahaya mentari yang menghangatkan tubuh, maka tak salah jika Anda menyempatkan diri berekreasi dan ber wisata Pantai ke Senggigi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pantai yang terletak 12 kilometer di sebelah barat laut Kota Mataram ini memang merupakan obyek wisata yang terkenal dengan keindahan dan kealamian pantainya.
Masyarakat sering menyejajarkan keindahan pantai ini dengan pantai-pantai ternama di Pulau Bali, seperti Kuta, Legian, dan Sanur. Bahkan, keindahan Pantai Senggigi sering dilukiskan melebihi pantai-pantai tersebut, karena kondisinya yang jauh lebih nyaman dan tenang. Mungkin hal ini terkait dengan belum maraknya kedatangan turis mancanegara di pantai ini.
Menuju kawasan Pantai Senggigi cukup mudah, karena telah ada pelabuhan dan bandara di Pulau Lombok. Apabila bertolak dari Pulau Bali, wisatawan dapat berangkat dari Pelabuhan Karang Asem menggunakan kapal feri menuju Senggigi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. Jarak tempuh ini bisa dipangkas apabila menggunakan pesawat terbang dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Selaparang di Mataram (Ibu Kota NTB), yang hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja.

Pantai Senggigi dengan pasir putihnya yang menawan
 Ada banyak aktivitas wisata yang dapat dilakukan pengunjung di pantai ini, seperti berenang, bermain air, menyelam, snorkeling, berjemur, dan bermain–main membuat istana pasir. Jika mentari sore telah mulai meredup, wisatawan dapat juga meluangkan waktunya untuk sekedar berjalan santai dengan bertelanjang kaki menelusuri pinggir pantai, duduk di hamparan pasir dengan mangamati biru-hijau air laut, atau bersantai di gerai hotel pinggir pantai sembari menunggu sunset tiba. Bagi pengunjung yang ingin berenang atau sekedar bermain air, disarankan untuk lebih berhati-hati, karena di pinggir pantai banyak terdapat karang-karang runcing yang cukup membahayakan kaki. 

Pantai Senggigi sangat cocok banget dijadikan tempat bermain watersport, hal ini didukung dengan ombak yang gak terlalu besar dan wahana yang memadai



Hal lain yang menarik untuk dilakukan adalah menyusuri Senggigi pada malam hari, khususnya saat purnama tiba. Pengunjung akan menemui banyak orang/warga sekitar yang memanfaatkan hangatnya pasir Senggigi untuk terapi kesehatan. Mereka mengubur sebagian atau seluruh tubuh sampai leher selama 2—3 jam, sembari mendengarkan deburan ombak yang memecah kesunyian. Terapi ini diyakini masyarakat sekitar dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti pegel linu hingga kelumpuhan. Jika tertarik dengan aktivitas ini, wisatawan dapat ikut bergabung dan mencobanya.

Ini namanya Pura Batu Bolong. Kurang lengkap rasanya kalo sedang liburan ke senggigi tapi tidak ke pura ini. Kalo dilihat-lihat mirip di Tanah Lot ya....
 Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain. Selain itu, di kawasan pantai ini juga banyak dijumpai restoran, cafe, bar, pasar terbuka, deretan warung suvenir dan cenderamata, mushola, toilet umum, lahan parkir, dan lain-lain. Pantai senggigi adalah pantai indonesia yang memang layak untuk dijadikan tempat wisata pantai.

Nah ini dia salah satu hotel terbaik di Senggigi... Namanya Senggigi Hotel and Beach

 Setelah puas menikmati keindahan alam Pantai Senggigi, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan wisatanya menuju tempat-tempat wisata yang tak jauh dari lokasi pantai, antara lain, tiga Gili (pulau kecil): yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, Pantai Kerandangan, dan Pantai Batu Layar. Batu Layar adalah tempat suci bagi para penganut Islam Wetu Telu di Pulau Lombok (suku Sasak).

woooow Senggigi at night


Rabu, 19 Januari 2011

PULAU UMANG (Hawaii nya Indonesia)

Sesekali melepas waktu senggang di sebuah pulau mungil, mungkin asyik juga. Dan Pulau Umang, satu pulau mungil yang terletak di Teluk Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, bisa Anda pilih. Pulau pribadi yang dibuka untuk umum dalam bentuk resort dan spa ini bisa ditempuh hanya dalam waktu 10 menit menggunakan kapal motor kecil dari Sumur. Sedangkan untuk menjangkau dermaga kecil yang digunakan untuk menyebrang ke Pulau Umang butuh waktu empat jam perjalanan darat dari Jakarta. Namun, pelayanan penyeberangan ke pulau seluas lima hektare ini tidak tersedia selama 24 jam, hanya sampai pukul 21.00 WIB.

taraaaaaa, ini dia tampak Pulau Umang kalo dilihat dari ketinggian. Nggak kalah keren dari Hawaii bukan?

Yapp this is dermaga utama di Pulau Umang, jadi di dermaga ini banyak aktivitas yang dilakukan mulai dari pemberhentian kapal-kapal kecil ataupun awal/start permainan air atu water sport

Anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, bisa menggunakan fasilitas jalan tol Jakarta- Merak. Dua jam melaju di jalan tol, keluarlah di pintu tol Serang Timur. Dari sini, Anda masih harus memacu kendaraan selama dua jam lagi untuk sampai ke Sumur. Bagi pelancong yang membawa mobil sendiri, Pulau Umang Resort & Spa menyediakan garasi penyimpanan mobil selama pelancong berada di Pulau Umang. Bila enggan membawa kendaraan sendiri disediakan sarana transportasi melalui pemesanan.

Sejak berdiri pada akhir 2004 lalu, kawasan wisata ini menyediakan berbagai sarana olahraga air. Di antaranya Snorkling, Diving, Jetsky dan BananaBoat. Perairan di sekitar Pulau Umang cukup aman untuk berbagai olahraga air ini karena ombak di sekitar pulau yang relatif tenang. Hal ini disebabkan letak pulau yang tidak langsung menghadap laut lepas, melainkan 'terhalang' oleh Ujung Kulon. Di samping itu, Pulau Umang juga sangat dekat dengan daratan.

Bagaimana dengan diving? Untuk sementara, Pulau Umang Resort & Spa belum menyediakan sarana olahraga air yang satu ini. Salah satu alasannya, laut di sekitar pulau ini tidak cukup dalam (dangkal). Walau begitu, laut dangkal ini dihuni terumbu karang dan berbagai spesies ikan yang layak Anda saksikan keindahannya.



Untuk menikmati keindahan terumbu karang dan aneka spesies ikan laut dangkal itu, para pelancong harus menyeberang ke Pulau Oar. Tidak terlalu jauh. Pulau Oar terletak tepat di sebelah tenggara Pulau Umang, dan bisa dicapai dalam waktu sepuluh menit menggunakan perahu mesin biasa. Dan hanya sekitar 10 meter dari bibir pantai pulau ini, terumbu karang beraneka warna bisa dinikmati.

Pulau Oar merupakan pulau tidak berpenghuni. Hanya disediakan beberapa gazebo untuk tempat singgah sementara para pelancong yang ingin ber-snorkling. Pulau Umang Resort & Spa menyediakan instruktur yang siap membantu dan mengarahkan pelancong saat menikmati jet ski maupun saat snorkling.

Bagi pemula, sebelum snorkling akan diberi pengarahan oleh instruktur. Bagi yang belum terbiasa, tidak disarankan menggunakan fin, sejenis sirip untuk membantu gerakan kaki di dalam air. Hal itu semata-mata untuk menghindari rusaknya karang karena terinjak. Jadi, selama snorkling, peserta tidak boleh menginjakkan kakinya ke dasar laut, hanya di permukaan saja.

Ingin berenang di laut, boleh-boleh saja. Namun, mesti hati-hati. Jangan gara-gara terlalu menikmati terumbu karang di bawah permukaan laut, Anda berenang terlalu jauh ke tengah laut. Ombak laut bisa membuat badan sulit bergerak. Dan semakin sore menjelang laut pasang, ombak semakin kencang. Karena itu, untuk amannya, lebih baik ber-snorkling di pagi atau siang hari karena ombak lebih tenang.

Selain beberapa olahraga air, pengunjung yang bermalam di Pulau Umang juga bisa berenang di kolam renang yang langsung menghadap ke laut. Pilihan lain, berendam air hangat di yakuzi yang juga menghadap ke laut. Pulau Umang memang mungil. Itu mengapa, Anda bisa mengitarinya dalam waktu singkat, tanpa lelah. Hanya perlu 10 menit untuk mengitari pulau sekaligus menikmati pemandangan. Bila beruntung, pelancong bisa bertemu si umang. Siapa dia?

Dia adalah hewan yang merupakan penghuni asli pulau ini. Umang memiliki rumah berupa cangkang. Acapkali binatang ini meninggalkan cangkangnya yang mereka anggap sebagai rumah untuk pindah ke cangkang lain. Tentu, perpindahan ini ada maksudnya. Mereka pindah cangkang karena tubuh mereka makin besar. Alhasil, mereka pun butuh cangkang yang lebih besar. Cangkang-cangkang yang besar itu merupakan 'warisan' dari umang-umang yang hidup sebelum mereka. Karena itu, pelancong yang datang ke Pulau Umang dilarang keras mengambil kerang maupun cangkang yang ada di pulau tersebut.

Anda yang hobi memancing, jangan lupa merasakan pengalaman memancing di fishing plat form atau sering disebut bagan oleh para nelayan. Di atas bagan yang disediakan oleh hotel, pelancong bisa puas memancing. Bagan ini ditempatkan agak menjorok ke laut. Di tengah bagan juga tersedia gubuk kecil untuk sekadar bersantai, menikmati makanan dan minuman.

Satu lagi fasilitas yang layak Anda nikmati adalah spa. Bila selama ini Anda kerap menjalani perawatan spa, mungkin spa di pulau ini akan memberi sesuatu yang berbeda. Salah satu penyebabnya, Anda akan menjalani spa sembari menghirup udara laut nan segar. Tempat yang digunakan untuk spa juga lumayan unik, yaitu sebuah gazebo beratap rumbai. Asal tahu saja, gazebo tersebut, dua dari empat kaki penopangnya, ditanam di laut. Jenis perawatan spa yang tersedia pun sangat beragam. Ada pijat ala Indonesia, ada pula pijat mancanegara, seperti Prancis dan Swedia. Anda pilih yang mana?

Sumber : Perempuan.com

Selasa, 18 Januari 2011

Studio TRANS Makasar! Universal Studio ala Indonesia

Trans Studio Makassar merupakan wahana indoor terbesar di dunia, dibangun seluas 12,7 hektare , terletak dikawasan wisata terpadu Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk obyek wisata terbayak dikunjungi diantara tempat-tempat wisata Kawasan Indonesia Timur , sekaligus menjadikan kota Makassar sebagai Wisata Kota termegah.
Trans Studio yang diresmikan pada 9 September 2009 (Tanggal 09 – 09 – 09, hari bersejarah dimana Trans Studio Makassar secara resmi dibuka).
naah ini dia detik-detik saat studio trans ini akan diresmikan oleh pak wakil presiden Yusuf Kalla beserta istri :


Fasilitas yang ada dikawasan terpadu ini diantaranya pusat perbelanjaan yang meliputi Trans Walk dan Trans Rodeo Drive, Trans Studio, Trans Hotel, serta kantor Bank . Gedung Trans Studio dibangun seluas 22.000 m² dengan tinggi 20 meter yang merupakan taman hiburan, wahana indoor terbesar di Dunia.
Sebagai Trans Studio World , theme park indoor terbesar di dunia memiliki lebih dari 20 wahana permainan dan dilengkapi berbagai fasilitas antara lain mal, restoran, hotel, dan marina yang semuanya berada dalam satu komplek.Trans Studio World Makassar berada dalam area Trans Studio Resort yang berlokasi di Kawasan Bisnis Global dan Pariwisata Terpadu Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan atau berada di pinggiran pantai sebelah Barat kota Makassar ,berjarak sekitar 5 KM dari Lapangan Karebosi (bagian bawah Lapangan Karebosi ada pusat perbelanjaan) sebagai pusat Kota Makassar.
Theme Park Trans Studio World Makassar ibarat Universal Studio dan Walt disney di California Amerika Serikat . Dilengkapi ruang-ruang simulasi beberapa program stasiun televisi, Trans TV, atau peristiwa di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Tsunami Island, suasana mencekam dilanda tsunami dan gempa bumi. Magic Museum yang berisi benda-benda hidup , Dunia Lain, Arung Jeram, Magic Corner, Lost City, Terror Twister, dan Water Coaster , zona Studio Central, dan Cartoon City. dan masih banyak lagi.Theme Park didesain oleh John Stevenson, sutradara Kungfu Panda. Theme Park seluas 2.7 hektar (lebih luas dari Lotte World Korea dengan luas 1.7 Hektar) dengan kapasitas 5000 orang terdiri atas empat zona dengan 22 wahana permainan.
Nah ini dia beberapa wahana yang terdapat di trans studio. Dijamin oke oke banget kok hehehe. Apalagi wahana "DUNIA LAIN" wwiiiiiiiiiiiiih huahauaha







Suatu pemikiran global yang patut dihargai, yaitu memilih Makassar sebagai lokasi Trans Studio oleh karena Makassar memiliki pertumbuhan Wisata yang sangat pesat / tertinggi di Indonesia, dan Kehadiran mega proyek Trans Studio ini turut membentuk identitas baru kota ini, sebagai magnet di timur Indonesia dan membentuk imej Wisata Nusantara yaitu “Jawa adalah masa lalu, Bali adalah masa kini, dan Sulawesi adalah masa depan
Tanda MasukStudio pass dengan dengan technologi microchip card yang dipakai sebagai alat pembayaran baru pertama kali digunakan di Makassar ( Belum ada wahana di dunia ini yang menggunakan teknologi ini, rencana tahun 2010 ,Disneyland Orlando, AS, akan menggunakan teknologi ini)Kartu Studio Pass sebagai pengganti uang, berlaku seumur hidup, dan dapat juga digunakan untuk membeli merchadise atau kartu tol pra – bayar
Transaksi masuk menggunakan Studio Pass..dengan debet minimal Rp.100.000. (di dalam mata uang tidak berlaku), sudah termasuk Harga Kartu Studio Pass (Dapat digunakan seterusnya) =

 Rp. 10.000
Tarif masuk berikut 15 wahana permainan ( 1x main) = 
Rp. 90.000
Harga tiket tambahan perorang perwahana :
Trans City Theater Rp.15.000
Studio Tour Rp.15.000
Grand Esia Studio View Rp.10.000
Hollywood Bumper Car Rp.15.000
Sepeda Terbang Rp.15.000
Rimba Express Rp.15.000
Si Bolang Rp.10.000
Safari Track Rp.15.000
Balloon House Rp.10.000
Karosel Rp.15.000
Ayun Ombak Rp.15.000
Angin Beliung Rp.15.000
Kano Kali Rp.15.000
Mini Boom Boom Car Rp.15.000
Putar Petir Rp.15.000

Harga tiket permainan yang tidak termasuk dalam paket perorang :
Bioskop 4D Rp.25.000
Kids Studio Rp.25.000
Magic Thunder Coaster Rp.25.000
Dragon’s Tower Rp.25.000
Jelajah Rp.25.000
Dunia Lain Rp.25.000

sumber : wisatanusantara

Sabtu, 15 Januari 2011

BUNAKEN yuhuuuuuuu

Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Pulau Bunaken dapat di tempuh dengan kapal cepat (speed boat) atau kapal sewaan dengan perjalanan sekitar 30 menit dari pelabuhan kota Manado. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken.
Taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektar dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen.
Meskipun meliputi area 75.265 hektar, lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang mengelilingi kelima pulau itu.
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken.
Heemmm seperti inilah keadaan indahnya biota karang bawah laut di bunaken hhihihihi oke banget kan yaaaa :





Nah di bunaken juga oke sangat buat ajang diving, parasailing atau watersport lainnya lah pokoknya. Dijamin gak bakal nyesel keluarin kocek yang cukup dalam toh kalau hasil akhirnya dapetin pengalaman yang gak bisa dilupakan kaaaaaaan?
 

Nah ini bukti yang pasti membuat kamu merasa yakin dan pastinya penasaran sama keindahan bawah laut bunaken, liat ajah mereka berdua asooooy banget kan bisa kawin di dalem laut hihihihi



sumber : wikipedia